Sunday, August 8, 2010

Robi Navicula: Apa??!! Amplifier kita juga diturunkan paksa dari panggung? (Navicula batal tampil bersama Ian Brown)

Dicopy dari note ROBI NAVICULA

Setelah perdebatan sengit, kita dibatalkan sepihak tampil sepanggung dengan Ian Brown, karena alasan dan ketakutan tak jelas berkaitan dengan space di panggung dan channel di mixer. Space ada dan channel juga tersedia, so... kenapa?... "Nggak, pokoknya kalian tidak kami ijinkan bermain dengan set penuh. Set dan alat2 kalian bisa merusak set dan mengganggu alat2 kami yang sudah susah payah (barusan selesai diset) kami atur seharian," kata Stage Manager Ian Brown.
Lha, trus bagaimana dengan set sederhana kita yang diobrak-abrik, padahal kita sudah siapkan sejak pagi, sampai bela-belain saya terbang ke Bali dengan pesawat tersubuh, dan dari airport langsung ke Hard Rock bertemu dengan anak-anak Navicula lainnya dan team soundenginer band yang stand by di venue, agar bisa sound check, menyiapkan ampli dan channel sendiri, dan sebisa mungkin tidak mengganggu set Ian Brown sebagai bintang acara?
Bagaimana dengan gig anak2 Navicula lainnya; Bull dan Made yang sudah membatalkan gigs di JP's Seminyak di tanggal yang sama, dan saya pribadi yang dengan berat hati membatalkan keikutsertaan di acara Grunge Fair 2010 di Jakarta demi acara ini?

Siang harinya team Ian Brown tiba di Bali dan memonopoli panggung bak kolonialis menguasai bandar rempah2, tanpa memperbolehkan instrumen kita ikutan nebeng, padahal mereka sudah tahu kita akan dijadwalkan jadi opening sang Legenda tersebut. Kita masih oke saja saat ampli diturunkan, hingga akhirnya pembatalan mendadak karena kita tidak diijinkan menggunakan mixer dan tata suara, walaupun kita menawarkan kita bisa bermain direct dan beda channel, dan menyanggupi waktu 30 menit utk set ulang gawat darurat sebelum kita tampil, mengiyakan sedikit space dipanggung tanpa merubah sedikit pun set mereka. Kita sebagai band indie pra-sejahtera yg terbiasa dengan berbagai kesulitan seperti ini, hal ini bukanlah masalah. Setelah mengutarakan kesanggupan kita, team Ian Brown berembuk sesama mereka, dan memutuskan kita tidak diijinkan tampil.

That's was shit happens! Mungkin kita terlalu baik kali yaak.... Di jaman serba sharing dan fasilitas manggung serba canggih ini, masih eksis juga ketakutan2 tak beralasan untuk berbagi space dan channel di panggung... weleh, katanya sound engineer profesional kelas dunia, kok parno??....sharing space dipanggung mah udah wajar. Ini cuma berdua, gimana dalam festival yg puluhan band?... apalagi kita cuman band sederhana minus bargaining power yg setuju menggunakan cuma seiprit persen dari fasilitas yg ada, dengan tujuan mengedepankan kenyamanan pemain bintang malam itu. Melihat fasilitas mixer,channel, dan tata suara yg tersedia, sebenarnya itu bukan masalah.... yg ada hanya ketakutan tak beralasan dari 'team soundengineer profesional' tersebut kalo kita diberi kesempatan berbagi panggung. Aduh, jengkel jg... sampai amplifier kita juga diturunkan dan gak boleh naik, kita berbaik hati; okey maen direct tanpa ampli...ntar nya lagi...gak boleh juga maen direct pula, meski kita udah punya channel sendiri.... what?? emang kita cuman datang main gitar kopong+nyanyi tanpa tata suara memadai...sama aja dong kayak ngamen di lampu merah...hey, ini maen di Hard Rock cafe.... we play HARD ROCK, sama kayak nama venuenya....disuruh maen akustik, tetap aja set akustik kita akan membutuhkan line/mixer channel, mic, space panggung, dan tata suara layak utk bisa tampil maksimal. Siapa sih yg mau tampil memble? Yeah.... mau gimana lagi...dasarnya mereka aja under estimated dan parno nggak jelas dan takut nunjukin ke bosnya, kalo2 nanti ada masalah di panggung karena ulah 'para gerilyawan Kuta Cowboys' yang bersahaja ini...
Fukk it! This is not the end of the world. We still have more fun gig to come. Thanks buat sahabat dan fans yang udah datang semalam, dan kita tdk bisa tampil. Thanks juga buat sahabat team panitia dan venue yang sudah berusaha terbaik bisa dan meminta maaf langsung kepada manajemen Navicula.
Kita emang terlalu baik karena mengusung budaya timur nrimo dan ogah bikin konflik...having fun aja. Rock n roll is about having fun, when not fun then it is not rock n' Roll anymore! Persetan dengan rockstar dan birokrasi politik dunia hiburan, we just want to rock and having fun!
See you in the next gig. ;)

Robi Navicula

2 comments:

Danang said...
This comment has been removed by the author.
Danang said...
This comment has been removed by the author.